Kutukan Pengeboran Minyak Kanada

Kutukan Pengeboran Minyak Kanada

Industri pasir minyak Kanada banyak menuai kecaman dari organisator lingkungan. Pencemaran dan konsumsi air berlebihan yakni informasi yang diributkan. Jiran AS di utara Amerika itu malahan semakin terdesak untuk langsung berperilaku sesuatu.

Soal air minum Violet Cheecham Clarke tak pernah jengah menggerutu. “Airnya sebegitu kumal sehinga kami tak dapat lagi minum dari sungai dan sumur,” kata nenek berusia 85 tahun itu yang tak lain yakni penduduk orisinil Fort McMurray di Alberta, Kanada yang mempunyai hobi judi dadu online. “Kami malahan tak dapat lagi memperkenankan binatang-binatang meminum air tanah,” tukasnya.

Cheecham sempat berkeliling dunia demi menyelamatkan tanah kelahirannya, termasuk tinggal di Eropa selama sebagian tahun. Dia berjuang melawan praktik pengeboran minyak yang mencemari air tanah – walaupun tanpa pencapaian berarti, “aku telah banyak menghadiri konferensi perihal air, tetapi entah mengapa kita tak pernah maju.” Semenjak sebagian tahun terakhir sukunya wajib membeli air minum, dua kali dalam sepekan.

Nenek yang kendati berumur, tetapi masih tampak tegap itu mengeluhkan perlakuan kepada suku orisinil di Kanada, “dikurung layaknya hewan, dijatah dengan bahan-bahan pokok saja, bersuka cita dengan sebagian botol minuman beralkohol” – suku indian di Fort McMurray hanya beranggotakan 195 orang. Kebanyakan hidup di karavan. Tak seluruh member lima suku besar di Alberta diuntungkan dengan produksi pasir minyak yang selama ini menjadi ladang emas bagi kota kecil di timur laut Kanada itu. Korupsi menjadi keseharian, klaim beberapa penduduk, dan tak sedikit suku orisinil yang menjadi kaya dengan berprofesi untuk perusahaan-perusahaan minyak.

Konsumsi air berlebihan

Kolam penampungan bocor?

Pengeboran pasir minyak di Alberta berawal tahun 1967. Mulanya tak gencar, sebab hasil pengolahan yang minim lantaran kadar minyak hanya sebesar sepuluh persen dari tiap-tiap kubikmeter tanah yang diolah. Baru sebagian dekade kemudian industri minyak menemukan sistem yang menguntungkan untuk menyuling minyak dari tanah.

Minyak umumnya dipanaskan dengan uap melewati pipa-pipa besi yang ditanam di bawah tanah sebelum kemudian dicairkan. Cara lain yakni menggali sebanyak mungkin tanah lalu dicuci. Kedua sistem memerlukan air dalam jumlah besar. Air itu berasal dari sungai Athabasca. 2011 lalu volume konsumsi berdasarkan klaim industri minyak di Alberta sebesar 112 juta kubikmeter.

Melainkan bila air kumal dari perumahan diolah dan dibersihkan, jutaan kubikmeter limbah industri yang terdiri atas air, pasir, lempung dan aspal menunggu di kolam-kolam penampungan. Wajah bumi di utara Fort McMurray tak hanya cacat oleh lubang-lubang pengeboran, tetapi juga dipenuhi kolam racun hal yang demikian.

Kolam penampungan bocor?

“Kami menjamin kolam penampungan konsisten aman dan industri juga berupaya mengurangi konsumsi air dan secepat mungkin menyaring air dari lumpur limbah,” kata Greg Stringham dari CAPP (Canadian Association of Petroleum Producers), golongan lobi yang mewakili industri minyak Kanada.

Stringham mengklaim, air limbah akan diolah kembali, tak setetespun akan mengalir ke alam. Dia juga bersikeras, penelitian kepada kandungan zat berbisa di dalam air sungai selama ini tak menampilkan pedoman-pedoman bahaya.

Tony Boschmann meragukan klaim CAPP. Dia tak hanya menganggap angka konsumsi air sah – yang sebesar 2,7 barrel air untuk tiap-tiap satu barrel minyak – terlalu sedikit. Dia juga menemukan kandungan tak natural di sebagian daerah di tepi sungai, “campuran kimia air sungai yang merembes dari dalam tanah sama sekali berbeda dengan air yang mengalir di sungai.” Air yang dimaksud yakni air yang tercemar, kata Boschmann.

Sumber pencemaran tak susah ditemukan, “tak jauh dari tepi sungai terdapat kolam penampungan limbah sepanjang 30 hingga 40 kilometer,” katanya. Kendati semacam itu pemerintah tak berperilaku apa saja, klaim Boschmann. Juga tak dalam kasus konkrit seperti ini, “kami telah menginfokannya terhadap pemerintah dan ingin pemerintah membikin penelitian lanjutan, katanya.

Pria berusia 53 tahun hal yang demikian menuding pemerintah berusaha menghindari munculnya kesan negatif dalam produksi pasir minyak di Kanada.



Copyrights 2019. All rights reserved.